Senin, 17 April 2017

10 JENIS ORGASME PADA WANITA YANG HARUS PRIA KETAHUI

OKEKIUKIU - Orgasme pada wanita biasanya sulit diketahui atau sulit dikenali oleh seorang pria karena tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa wanita akan segera orgasme. Selain tidak adanya tanda-tanda tertentu, orgasme pada wanita juga banyak jenisnya sehingga akan sulit mengenalinya satu persatu, apalagi bagi pria yang belum berpengalaman.

Berikut adalah beberapa jenis orgasme yang bisa dialami oleh seorang wanita.

1. Orgasme G-spot
Saat wanita merasa terangsang, jaringan di sekitar saluran kencing akan dibanjiri aliran darah dan kelenjar-kelejar di sekitarnya akan menegang. Orgasme akan terjadi ketika area di depan dinding vagina berubah menjadi G-spot, yaitu area paling misterius dan sangat sensitif pada organ reproduksi perempuan.

2. Orgasme quicke
Jenis orgasme ini adalah jenis orgasme yang paling banyak dialami oleh para wanita. Orgasme ini terjadi saat klitoris mendapatkan rangsangan. Orgasme pada wanita sering muncul ketika Anda merangsang bagian klitorisnya, karena bagian sebesar kacang ini memiliki saraf sebanyak dan sesensitif penis pada seorang pria.

3. Orgasme malas
Jenis orgasme ini membutuhkan waktu yang sangat lama dan rangsang yang berirama untuk mencapainya. Biasanya rangsangan dimulai dengan menyentuh vagina pasangan dan berlanjut ke sekitar panggul dan perut bagian bawah. Banyak wanita menggambarkannya sebagai orgasme yang kurang intens, namun terasa sangat mendalam.


BACA: 4 Alasan Mengapa Kamu Mendesah Saat Bercinta

4. Orgasme tantra
Prisip orgasme ini adalah melepaskan emosi negatif dan menghadirkan euforia, sehingga terciptanya sebuah perasaan damai. Orgasme jenis ini dirasakan sangat mendalam dan sering memicu ejakulasi atau cairan yang menyembur dari organ intim wanita.

5. Orgasme A-spot
A-spot adalah singkatan dari anterior fornix, yaitu sebuah area yang lokasinya hampir sama dengan G-spot yakni antara leher rahim dengan saluran kencing. Posisi bercinta misionari atau posisi pria di atas dengan posisi saling berhadapan paling sering memicu orgasme jenis ini.

6. Orgasme titik terdalam
Deep spot orgasm atau orgasme titik terdalam terjadi ketika rangsangan Anda mencapai bagian terdalam dari dinding belakang vagina pasangan, persis di depan leher rahim dan tidak jauh dari A-spot. Istilah lain orgasme jenis ini adalah posterior fornix.
BACA: 6 Olahraga Ini Ampuh Bangkitkan Gairah Bercinta

7. Orgasme U-spot
Jenis orgasme ini terjadi ketika ada rangsangan pada bagian urethral opening atau ujung dari saluran kemih wanita. Jaringan kecil yang ada di sekitarnya sangat sensitif terhadap rangsang seksual dan dikatakan bisa memberikan respons orgasme pada wanita yang sangat powerful.

8. Orgasme payudara
Puting payudara diyakini bisa menghubungkan saraf di organ genital, sehingga apabila Anda merangsang bagian tersebut bisa memicu terjadinya orgasme. Banyak wanita yang mampu merasakan sensasi erotis di klitoris ketika putingnya dirangsang, namun hal ini juga ditentukan juga oleh sensitivitas payudara masing-masing.

9. Orgasme oral
Orgasme oral bisa terjadi di setiap kegiatan seksual yang melibatkan mulut, mulai dari ciuman hingga melakukan seks oral. Namun, orgasme sangat jarang terjadi jika hanya rangsangan di mulut. Namun bagi wanita yang sangat sensitive, hal ini sangat mungkin terjadi.

10. Orgasme kulit
Meraba kulit pasangan, memijat atau mengelus-elusnya bisa membuat pasangan orgasme. Karenanya orgasme kulit didefinisikan sebagai orgasme yang terjadi di bagian tubuh manapun, yang tidak secara langsung berhubungan dengan sistem saraf seksual.