UA-108076337-2 OKEKIU POKER ONLINE TERPERCAYA: HUNGER GAMES VERSI NYATA ADA DI RUSIA, BOLEH SALING BUNUH DAN HADIAHNYA RP 22,2 TRILIUN

Sabtu, 20 Mei 2017

HUNGER GAMES VERSI NYATA ADA DI RUSIA, BOLEH SALING BUNUH DAN HADIAHNYA RP 22,2 TRILIUN

OKEKIUKIU - Seorang konglomerat dari Rusia, Yevgency Pyatkovsky ditentang banyak orang karena gagasan membuat reality show dengan konsep The Hunger Games. Reality show ini memperbolehkan pesertanya saling membunuh, memperkosa, bahkan minum alkohol dan merokok.

Reality show itu akan diberi nama Game2 Winter. Diselenggarakan di Pulau Siberia, daerah terpencil di tepian Sungai Ob, Rusia. Pyatkovsky ingin, acara itu disiarkan ke seluruh dunia lewat saluran internet, pada Juli 2017.

Dalam Game2 Winter, seseorang peserta harus bertahan hidup hingga April 2018. Peserta wajib mencari dan menyimpan makanan mereka sendiri. Panitia hanya membekali mereka dengan sebilah pisau.

Padahal, Pulau Siberia menjadi habitat dari berbagai binatang buas seperti harimau, beruang. dan ular beracun. Tidak hanya bertahan dari serangan binatang buas, peserta juga harus bertahan dari cuaca dingin yang suhunya mencapai minus 30-40 derajat Celcius, serta ancaman pembunuhan dari peserta lain.

"Akan ada tim darat yang bertugas, dan satu atau dua helikopter untuk situasi darurat," kata Pyatkovsky.

Kehidupan para peserta akan difilmkan dengan 2 ribu kamera yang telah dipasang di berbagai titik. Meskipun tak menjangkau semuanya, Pyatkovsky yakin akan ada satu perkelahian seru, perkelahian yang tak dibuat-buat yang tertangkap kamera.

"Kami tidak akan campur tangan dalam hubungan antara peserta atau memantau kehidupan seksual mereka," kata Pyatkovsky.

"Mereka bebas membentuk pasangan atau persatuan, dan tidak ada batas atau peraturan terkait seks."

BACA: Restoran Ini Pekerjakan Wanita Berbikini Untuk Melayani Pelanggan

Beberapa syarat menjadi peserta antara lain usia harus di atas 18 tahun, dinyatakan "waras secara mental" oleh dokter. dan membayar 132 ribu Euro (Rp 226 juta).

Hadiah yang diberikan Pyatkovsky kepada pemenang sebesar 1,3 juta Poundsterling (Rp 22,2 triliun).

Pyatkovsky mengatakan, sejak dibuka akhir tahun lalu, sudah ada 30 orang yang telah mendaftar dari berbagai negara. Acara itu terbatas untuk 15 pria dan 15 wanita.

"Ada peserta dari mantan militer Korea Selatan dan pelajar dari Swedia. Semuanya telah menandatangani pembebasan tanggung jawab cedera serta hukuman mati," ungkap Pyatkovsky.

Senin lalu, Pyatkovsky masih bersikeras dan akan tetap melanjutkan Game2 Winter, meski ditentang oleh berbagai kalangan. Menurutnya, ia telah mengeluarkan banyak dana seperti sponsor dan memasang ribuan kamera di pedalaman Pulau Siberia.

"Aku tidak takut dengan reaksi negatif dari masyarakat. Ini hukum Siberia, apa pun bisa terjadi di sini," ujarnya.

"Tidak ada yang seperti pertunjukan ini di seluruh dunia," lanjutnya.

"Tidak ada yang melakukannya sebagai hal yang nyata di mana orang benar-benar harus menggunakan setiap keterampilan yang pernah mereka dapatkan, sosial, fisik, psikologis, untuk bertahan hidup."

Sebelum dilepaskan ke alam liar, para peserta akan mendapat pelatihan bertahan hidup dari tentara Rusia. Pemenang adalah mereka yang bertahan hidup selama 9 bulan.