Selasa, 02 Mei 2017

PRESIDEN AS MENGAKU INGIN BERTEMU KIM JONG UN


OKEKIUKIU - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengaku bakal merasa terhormat jika bisa bertemu langsung dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dalam waktu dan situasi yang tepat.

Pernyataan Trump ini hanya berselang dua hari setelah sebelumnya dia mengundang Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk datang ke Gedung Putih.

Diberitakan, Trump dan Duterte melakukan pembicaraan melalui telepon mengenai kebijakan pemberantasan narkoba di Filipina dan krisis yang terjadi di Semenanjung Korea.

"Jika memang bisa disesuaikan agar saya dan dia bertemu, saya akan sangat-sangat merasa terhormat untuk melakukannya." ujar Trump.

Jika itu bisa berlangsung dengan situasi yang tepat, saya akan melakukannya." lanjutnya.


BACA: Renovasi Sebesar Rp 478M, Big Ben Tutup Tiga Tahun

Pengakuan Trump yang hendak bertemu Kim Jong Un ini merupakan kali pertama disampaikan kepada publik.

Tahun lalu, saat menjadi kandidat Presiden AS, Trump mengatakan dia mau melakukan negosiasi langsung dengan pemimpin kontroversial Korea Utara itu.

"Sebagian besar politisi tentu tak akan pernah mengatakan hal ini. Namun, saya katakan ini hanya akan terjadi dalam situasi yang tepat, saya akan bertemu dengan dia. Dan, akan ada breaking news." ungkap Trump.

Namun, Juru bicara Trump, Sean Spicer langsung mengeluarkan pernyataan terkait kalimat yang diungkapkan Presiden AS itu.

"Tapi jelas, kondisinya saat ini belum tepat," ungkap Spicer.

"Kami harus melihat perilaku provokatif mereka menurun dulu. Ada banyak kondisi yang saya pikir harus terjadi sehubungan dengan perilaku Korut. Termasuk, mereka harus menunjukan tanda-tanda itikad baik."