Jumat, 07 Juli 2017

GADIS CANTIK DENGAN BOKONG TERINDAH DI ASIA

OKEKIUKIU - Setiap perempuan pasti menginginkan bentuk tubuh yang ideal. Salah satunya perempuan di Tiongkok ini yang mempunyai bentuk bokong yang paling indah di Tiongkok.

Gadis bernama Gao Qian ini adalah seorang pemenang dalam kontes bokong terindah yang diselenggarakan di Shenyang, Provinsi Liaoning, Tiongkok pada 24 Juni lalu.

Selama kontes berlangsung, ada 50 konstestan wanita yang dengan bangga meliuk-liukkan tubuh dan bokongnya di hadapan juri. Namun, hanya gadis berusia 19 tahun ini yang berhasil memukau para juri dan berhasil keluar sebagai pemenang.

Meski telah menjadi pemenang di ajang kontes bokong terindah, hal ini tidak serta merta membuat Gao merasa bahagia dan bangga. Gadis muda ini justru merasa malu dan kurang nyaman dengan lekuk tubuhnya yang seksi tersebut.
 
Salah satu hal yang membuat dirinya tidak nyaman adalah ketika menjadi pusat perhatian bagi kaum lelaki. Sehingga ia kemana-mana tidak pernah memakai pakaian ketat ketika keluar rumah karena banyak mata akan melototinya.

Untuk mengatasi hal itu, ia selalu memakai pakaian yang lebih longgar dan tak memperlihatkan lekuk tubuhnya.

BACA: Pegawai Bank Ini Sukses Puaskan Nasabah

Gao juga pernah mempunyai pengalaman buruk, saat sepasang kekasih bertengkar di depan matanya karena sang lelaki memandangi terus tubuhnya, padahal mereka sedang bersama-sama.

Di kehidupan sehari-harinya, Gao adalah seorang pelatih gym di salah satu gym center di kota dimana ia tinggal. Ia juga seorang vlogger yang kerap menyiarkan aktivitas hariannya secara online.

Gadis dengan tinggi 170 cm dan berat badan 60 kg ini sadar akan bentuk tubuh indahnya setelah teman-temannya kerap memujinya, terutama pada bagian bokong.

Menurutnya, untuk memperoleh bentuk tubuh yang sekarang, ia harus berlatih di gym selama 6 jam sehari. Ia juga menepis anggapan yang mengatakan tubuhnya tidak asli, hasil implan operasi plastik.

Gao berkata bahwa seleb Hollywood, Kim Kardashian adalah contoh wanita dengan tubuh indah, dimana bagian bokong kencang, sementara pinggal yang kecil. Namun, Gao mengatakan bahwa wanita di Asia memiliki kekurangan dalam hal lekuk tubuh dibandingkan dengan wanita Caucasian atau Latin.

Tinggal di negara yang dibilang cukup konservatif, Gao berkata bahwa keluarganya mendukung apa yang ia lakukan, dan Gao merasa bersyukur karenanya.