UA-108076337-2 OKEKIU POKER ONLINE TERPERCAYA: MAHASISWI ASAL CHINA INI TERLILIT UTANG KARENA BELI IPHONE

Senin, 10 Juli 2017

MAHASISWI ASAL CHINA INI TERLILIT UTANG KARENA BELI IPHONE


Mahasiswi Asal China Ini Terlilit Utang Karena Beli iPhone - Seorang mahasiswi berusia 19 tahun yang menuntut ilmu di kota Xian, provinsi Shanxi, China terlilit utang sebesar 12.000 yuan atau hampir 25 juta. Uang pinjaman sebesar itu digunakan untuk membeli sebuah iPhone 6S Plus.

Dari utang yang diajukan itu, rupanya mahasiswi ini hanya mendapatkan 8.000 yuan, karena ada pemotongan biaya servis. Namun, sang rentenir bersikukuh mengatakan kalau dirinya telah meminjamkan 12.000 yuan kepada mahasisiwi itu.

Saat ditagih, mahasiswi itu baru sadar dia tak memiliki uang untuk melunasi utang tersebut. Dalam keputusasaan, dia meminjam uang dari rentenir lainnya dan dalam waktu cepat utangnya kian menggunung.

"Saya sangat ingin membeli telepon genggam. Saya terpengaruh mahasiswi lain, mereka semua memiliki ponsel. Jadi saya membeli sebuah iPhone," kata mahasiswi itu.

Namun, kegembiraannya tersebut hanya berlangsung sesaat dan berubah menjadi malapetaka baginya. Kini sang rentenir meneleponnya beberapa kali sehari untuk menagih utangnya. Bahkan, para rentenir itu mengirimkan foto sang mahasiswi yang sudah diedit sehingga tampak telanjang. Foto "telanjang" itu kemudian dikirim ke orangtua sang mahasiswi.

BACA: Mahasiswi Di China Gunakan Foto Bugil Untuk Pinjam Uang

Kondisi ini membuat keluarga sang mahasiwi tertekan setelah beberapa waktu lalu sangat bangga karena putri mereka lolos ujian nasional dan diterima di sebuah universitas ternama di Shanxi, China.

Ayah mahasiswi yang merupakan seorang petani asal Xianyang, mengatakan, dia pernah mendapati putrinya menggenggam sebotol pil tidur. Dan mahasiwi itu mengatakan kepada ayahnya, jika dirinya meninggal dunia maka semua utangnya akan lunas.

Meski hanya berpenghasilan 20.000 yuan atau sekitar Rp 40 juta setahun, kedua orangtua mahasiswi tersebut berjanji akan melunasi utang putri mereka yang membengkak.

BACA: Ditinggal Sendiri, Bocah 5 Tahun Sobek-Sobek Uang Rp 96 Juta

Kedua orangtua mahasiswi tersebut terpaksa menggunakan semua uang tabungan mereka untuk membayar 170.000 yuan atau sekitar Rp 334 juta untuk melunasi sebagian utang putri. Setelah dibayar sedemikian besar, sang putri masih memiliki utang 60.000 yuan atau Rp 118 juta.

Karena tak punya uang lagi untuk melunasi utang anaknya, mereka pun menghubungi media setempat untuk meminta bantuan agar bisa mendapatkan pengacara demi penyelesaian masalah ini. Menurut undang-undang China, pinjaman dengan bunga tahunan diatas 24 persen dianggap ilegal.

Dengan bantuan pengacara ini, keluarga mahasiswi itu bisa menyeret sang rentenir ke pengadilan dan bisa memperoleh sebagian tabungan mereka.