Sabtu, 09 September 2017

BUTUH UANG, GADIS INI PASANG IKLAN UNTUK JUAL KEPERAWANANNYA


OKEKIUKIU - Seorang mahasiswi asal Ukraina menjadi perbincangan di media sosial lantaran menjual keperawanannya di salah satu surat kabar di negaranya tersebut.

Mahasiswi bernama Yulia itu memasang iklan di sebuah koran Torbinka, Ukraina, bersebelahan dengan iklan jam antik.

Di dalam iklan tersebut, Yulia menampilkan foto yang hanya memperlihatkan sebagian bibir, dagu, leher, dan dada.

Gadis berambut pirang yang berusia 18 tahun itu, menyatakan akan menyerahkan keperawanannya kepada pria yang serius membayar dengan harga yang ditetapkan.

"Saya akan memberikan keperawanan saya kepada orang yang serius menawarkan bantuan keuangan sebesar 50 ribu hryvnia (sekitar Rp 25 juta)," tulis Yulia dalam surat kabar tersebut.

Di dalam penawarannya dia juga mendiskripsikan sebagai gadis yang menyenangkan, berusia 18 tahun, dan berstatus pelajar.
BACA: Guru ini Ditangkap Karena Kencani Tiga Muridnya Sekaligus
BACA: Sang Istri Pergoki Suaminya Selingkuh dan Temukan ini di Dompet Selingkuhannya
BACA: Gadis Jual Keperawanan Demi Sebuah Mobil

Yulia mengaku melakukan hal tersebut karena kebutuhan yang mendesak yang harus dipenuhi. Ia juga mengatakan akan menggunakan uang tersebut untuk sesuatu yang bermanfaat dan bukan untuk kesenangannya.

"Cepat atau lambat saya harus mengucapkan selamat tinggal para keperawanan saya. Jadi lebih baik melakukannya dengan cara ini ketimbang kehilangan keperawanan ketika mabuk," kata Yulia.

Kepada wartawan setempat, Yulia mengaku memiliki seorang kekasih. Namun, Yulia mengklaim jika dirinya masih menjaga kesuciannya. Demi membuktikan hal tersebut, ia rela menjalani pemeriksaan keperawanan di rumah sakit mana pun yang dipilih oleh calon pembelinya.

Yulia  meminta calon pembeli menghubunginya via Skype dan mereka akan bertemu di tempat yang sudah ditentukan olehnya.

"Pertemuan akan berlangsung di Melitopol atau tempat pilihan saya," lanjut Yulia.

Uniknya, Yulia tidak akan menyeleksi siapa pembeli keperawanannya. Yulia akan memberikan keperawanannya kepada orang pertama yang menelefonnya.

Meski demikian, Yulia akan ditemani oleh seorang pria untuk ikut mengambil uang yang dibawa pembelinya. Yulia juga meminta temannya untuk menghubungi polisi jika dirinya tidak memberikan kabar selama 1 jam.