Sabtu, 21 Oktober 2017

3 KIPER TERBAIK DI DUNIA SAAT INI MENURUT PETER SCHMEICHEL

OKEKIUKIU - Kinerja Peter Schmeichel bersama Manchester United (MU) tidak perlu diragukan. Sosok asal Denmark ini dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik.

Semua karena prestasinya bersama MU. Dia membantu tim meraih lima gelar Liga Inggris plus satu Liga Champions.

Kini berusia 53 tahun, Schmeichel mengaku kagum melihat aksi para juniornya di bawah mistar. Dia memiliki pandangan positif bagi Ederson dan jan Oblak. Kiper beda generasi dari Italia, Gianluigi Buffon dan Gianluigi Donnarumma, juga patut dipertimbangkan.

Namun, sosok yang membela MU pada 398 pertandingan itu menyebut tiga nama yang pantas dikedepankan. Siapa saja penjaga gawang terbaik menurut Schmeichel?

Manuel Neuer
Manuel Neuer masuk pertimbangan sebagai kiper terbaik dunia dalam beberapa tahun terakhir. Dia sudah mencapai berbagai prestasi, yang paling mencolok gelar Liga Champions (Bayern Munchen) dan Piala Dunia (Jerman).

Schmeichel mengaku kagum dengan agresivitas Neuer. "Saya melihatnya ketika masih membela Schalke di Old Trafford," ungkapnya.

"Saya pikir dia sangat berani karena begitu jauh meninggalkan gawang. Neuer memberi gaya baru bagaimana cara bermain bagi para kiper," sambung Schmeichel.

David de Gea
David de Gea masuk tim terbaik Liga Inggris pada empat dari lima musim terakhir. Dia kembali diunggulkan bakal mempertahankan tempat tersebut karena serangkaian aksi penyelamatannya.

"Refleks De Gea sangat cepat. Dia begitu pintar dan mengerti sepak bola, sehingga piawai mencari posisi tepat untuk menghentikan bola," ungkap Schmeichel.

Penilaian tersebut Schmeichel katakan berdasarkan penampilan De Gea saat menepis tendangan Joel Matip dalam laga kontra Liverpool akhir pekan lalu.

"Dia seperti melayang, dia bahkan tidak menyentuh tanah. Begitu cepat kaki itu masuk dan betapa cepat dia di atas sana dan kembali berdiri," lanjutnya.

Sayang, kegemilangan De Gea tidak terlalu banyak membuahkan gelar kolektif. Dia baru sekali menjadi juara Inggris.

Thibaut Courtois
Jika De Gea memenangi sejumlah penghargaan individu, Courtois unggul dalam hal gelar kolektif. Sosok asal Belgia ini sudah memenangan dua gelar liga bersama Chelsea.

Schmeichel menyebut keunggulan Courtois dalam mengambil umpan lambung lawan. Menurutnya, hal itu sangat membantu Chelsea ketika mencoba membangun serangan lawan.

"Saya bisa bayangkan pelatih lawan akan melarang pemainnya mengirim umpang silang karena ketangguhan Courtois," ungkap Schmeichel.

"Dia memiliki postur tubuh besar dan bisa menghemat banyak gerakan dan itu bagus. Satu hal yang membuat dia sangat menonjol adalah dia sangat menentukan bagaimana Chelsea bermain," tutup Schmeichel.