Senin, 26 Juni 2017

PESAWAT INI TERPAKSA BALIK ARAH SETELAH TERDENGAR SUARA LEDAKAN

OKEKIUKIU - Sebuah maskapai AirAsia yang membawa lebih dari 350 orang terpaksa mendapat darurat di Perth, Australia, saat dalam perjalanan ke Kuala Lumpur, Minggu (25/6/2017). Para penumpang mengaku mendengar ledakan di bagian sayap sebelum pilot memutuskan mendarat darurat.

Insiden itu terjadi setelah pesawat lepas landas sekitar pukul 07.00 waktu Perth dan sudah terbang sekitar 90 menit. Para penumpang khawatir pesawat tipe Airbus A330 akan mengalami insiden di laut jika tidak kembali ke Perth dan mendarat darurat.

Pesawat itu dapat kembali mendarat dengan selamat di Bandara Perth, dan hanya menyebut ada "masalah teknis".

"Pilot tersebut mengindetifikasi masalah teknis, berbalik dan kembali," kata Jurubicara bandara.

Petugas gawat darurat telah bersiaga di bandara, namun tenaga mereka tidak dibutuhkan, karena pesawat mendarat dengan mulus.

BACA: Pria Singapura Pecahkan Rekor Tiduri Banyak Wanita Dalam 24 Jam

Sophie Nicolas, salah seorang penumpang, mengatakan kepada PerthNow, bahwa dia mendengar sebuah ledakan kecil dari sayap kiri. "Anda bisa tahu dari reaksi awak kabin bahwa itu benar-benar buruk," katanya.

Dia mengatakan kapten pilot kemudian mengumumkan bahwa pesawat akan kembali ke Perth.

"Dia bilang, 'Saya harap kalian semua mengucapkan doa, saya akan mengucapkan doa juga dan semoga kita semua bisa kembali ke rumah dengan aman'. itu sangat mengerikan," lanjut Sophie.

BACA: Wanita Ini Kunjungi 626 Teman Facebooknya Di 43 Negara

Seorang penumpang lain, Brenton Atkinson, mengatakan kepada ABC, seluruh pesawat mulai bergetar, jauh lebih banyak daripada turbulensi standar.

"Itu benar-benar seperti anda sedang duduk di atas mesin cuci. Kami melihat mesin di luar jendela yang benar-benar menggetarkan sayapnya," katanya.

"Begitu kami mendarat, kami menyadari salah satu bilah kipas terlepas dari turbin."

Insiden ini merupakan peristiwa kedua yang melibatkan Airbus A330 di Australia bulan ini.